Tulisan ringan ini diringkas berdasarkan diskusi di web Kaskus-the largest Indonesian community, lumayan bisa untuk preliminary idea untuk buka warung atau kerennya café kalo udah punya duit.
Singkatnya untuk membuka sebuah café idealnya diperlukan adanya Rumus 6 P yaitu:
1. Place
2. Product
3. Price
4. Presentation
5. Parking
6. Promotion and promotion
Dari ke 6 P diatas yang agak bingung adalah Presentation. Yang dimaksudkan Presentation disini adalah up to date, means selau mengikuti tren makanan, variasi makanan yang selalu berubah, agar selalu berbeda, selain itu juga mencakup grooming, performance, cleanliness, penyajian, timing, etc.
Sedangkan untuk Product adalah equipment food and beverage, artinya menggunakan product makanan yang bagus, sesuai dengan taraf/ciri café tersebut, contoh seafood itu harus pakai kualitas yang bagus, fresh, OKO(order kitchen open), begitu juga dengan steak harus menggunakan daging dengan kualitas yang bagus dan OKO juga.
Langkah berikutnya yang tidak ringan dan lebih real adalah
Tahap pertama :
- Hunting Locations
- Market ( Guest Level )
- Concept (style,product,services)
Tahap kedua :
- Investor ( Penanam Modal )
- Partnership ( Sponsors )
- Organisasinya.
- Assets
- Employees
Tahap ketiga :
- SIUP / IMB
- Izin Bentuk Usahanya
- AD/ART
- Realisasinya
- Promotion..
Kemudian jangan lupa juga ditargetkan mengenai BIP(Back Investment Profit), dan juga perlu disikapi adanya competitor dan faktor X.
Membuka usaha itu memang tidak mudah, apalagi kalo single fighter, tapi bagaimana kalo buka warung makan kecil-kecilan dulu…????
Mungkin kalo warung makan kecil-kecilan khan belum pusing mengenai masalah hukum, AD/ART, Investor partnership dan UU ketenaga kerjaan.
Tapi tidak salah juga bila ada modal mau langsung terjun ke café yang sesungguhnya, mungkin untuk detailnya boleh minta brosur ke kantor walikota terdekat pada bagian subdinas pariwisata atau minta info mau izin usaha ke resepsionist nya.
Semua diatas pasti akan bikin pusing kalo emang mau serius tapi kalo cuman sekedar iseng sich gak perlu repot:-)
Tapi kata Arai, “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpmu....”.
* Foto diatas adalah kari ayam yang kita bikin waktu kursus masak di Chiang Mai.



