Kalo disuruh berandai-andai/ngayal tentang rumah masa depan tentu semua orang juga mau, karena khan berandai-andai itu gak perlu pakai uang. Konsep sebuah rumah yang minimalis, less is more pastinya lebih aku sukai karena aku termasuk bukan type yang suka beberes, kalo disuruh masak aku malah lebih suka tapi pastinya kalo rumah berantakan mau gak mau juga harus dibereskan.
Berhubung kebutuhan jaman sekarang udah beda dengan jaman dulu, dimana maunya setiap hari kita itu online, jadi akan lebih menyenangkan kalo kita mempunyai ruangan dapur maupun ruang makan yang memudahkan kita dalam menggunakan dan meletakkan laptop jadi bisa masak dengan online..:-). Online khan tidak hanya chat melulu, bisa juga cari resep sambil masak, say hello ke suami atau temen2 dikantor, ataupun menuangkan inspirasi dalam tulisan.
Andainya punya rumah nanti, lebih enak rumah yang tidak terlalu besar sehingga saat memanggil anggota keluarga masih kedengaran, coba punya rumah seperti bungalow..wah harus pake telp kalo harus menghubungi anggota keluarga yang mungkin berada dikamar atau dilantai atas. Diusahakan juga tanpa punya pembantupun bisa diberesin sendiri tapi tentunya antara anggota keluarga harus disiplin dengan tugas masing2.
Berhubung aku suka masak akan lebih menyenangkan kalo rumah kecil tapi bisa disiasati punya 2 dapur yaitu dapur bersih dan kotor. Dapur bersih khan bisa digunakan untuk memasak bahan2 yang sudah dibersihkan dan disimpan dikulkas. Contohnya memasak untuk suami yang baru pulang dari kantor, memasak makanan yang murah meriah, simple, sehat, cepat dan dimakan saat masih hangat seperti gambar dibawah ini(foto diambil dari sebuah resto Jepang di Pavillion, KL).
Bumbu2nya tidak rumit,yang dipakai adalah bumbu halus dan minyak trus dioseng, sayur-sayuran bisa dibuat bervariasi, mungkin kangkung, bayam atau brokoli terus lauknya juga bisa diganti2 seperti daging, ayam maupun cumi. Jadi gak ribet khan masak seperti ini, semua bahan bisa disiapin sebelumnya dan dimasukkan ke kulkas.
Menghayal dilanjutkan….berhubung aku gak tahan dinginnya keramik maka untuk pilihan lantai mungkin bisa digunakan bahan dari kayu,memberikan sentuhan kayu pada lantai. Baca dari kolom “home” di Kompas, alternative material yang bisa digunakan dan akhir2 ini popular adalah vinyl bermotif kayu yang katanya elastik, mudah dipasang dan banyak variasi warna dan corak.
Kalo tentang ruangan yang lain seperti ruang tamu, ruang keluarga dan kamar rasanya sich aku mau yang simple dan mudah dibersihkan saja. Oya,khusus untuk ruang tidur utama maunya yang tempat tidurnya paling besar karena menyenangkan pasti kalo harus tidur kruntelan bareng anak2, jadi inget masak kecil dulu:-). Trus kalo bisa sich punya taman kecil didepan dan dibelakang rumah…enak khan punya rumah yang dibelakangnya ada warna-warna hijau dedaunan..jadi bawaannya seger terus dan bisa ngurangi stress.
Oya, kemarin ada foto beberapa ruang makan di IKEA, seperti foto dibawah ini ada ruang makan yang simple, gambar yang pertama itu untuk keluarga yang baru dan punya anak kecil, bagus sich terasa sejuk melihatnya. Trus gambar yang kedua sich lebih maskulin warnanya, yang aku suka adalah warna hitam meja makan dipadu dengan warna putih piring dan tatakannya jadi kontras, trus dipojok ada meja kecil bisa untuk belajar si kecil.
Foto dibawah ini adalah foto yang lagi ngayal diayunan, pas banget khan duduk diayunan sambil ngayal:-)
.jpg)